Bahagia Punya Adik Kelas Seperti Mereka

Ternyata, bahagia itu tidaklah terlalu sulit. Hal itulah yg gue alamin kemarin, Ahad, 23 Juni 2013.  Mau tau gak apa yang buat gue bahagia? Hehe.. geer sikit

Jadi, kemarin itu ada acara Tabligh Akbar Ulama dari Saudi, beliau adalah Syaikh Sa’ad Asy Syatsri hafizhahullah. Kurang lebih 2-3 minggu sebelum acara tsb, gue ngajak 3 orang adik kelas utk ikut tabligh akbar itu.  Mereka adalah Iqbal, Jabbar, dan Adhita (mereka itu petinggi-petinggi di rohis loh.. hehe penting gak sih?). Sebenernya, gue cuma ngajak Iqbal, trus Iqbal yang ngajak Jabbar dan Adhita. Dan sebenernya juga, Iqbal (mulai) ngajak mereka (Jabbar & Adhita) pas Tabligh Akbar Syaikh Abdurrazzaq bulan April lalu hehe.

Malam sebelum acara (malam Ahad), si Iqbal ngasih tau gue klo ternyata Jabbar dan Adhita gak bisa ikut. Entah apa alasannya. Husnuzhon aja. Mungkin mereka punya acara lain bersama keluarganya, berhubung udah liburan sekolah. Untuk memastikan, si Iqbal nanya lagi ke Jabbar via twitter, jadi ikut atau nggak. Dan ternyata, si Jabbar bisa ikut. Gak berhenti sampe di situ. Jabbar ngasih tau Iqbal klo ada anak kelas 10 (sekarang udah naik ke kelas 11) yg mau ikut juga. Namanya Biesta.  Seketika gue merasa bahagia haha…

Keesokan harinya, mereka berangkat bertiga, dan gue sendirian (hikss). Sesampainya di Istiqlal, gue nanya ke Iqbal, posisi ada dimana. Ternyata mereka ada di bagian depan, deket layar sebelah kiri. Gue pun mencoba utk mencari mereka. Tapi, apa daya, gue gak berhasil menemukan mereka. Tapi anehnya, Iqbal bilang dia ngeliat gue lagi jalan menuju tempat mereka wkwk. Ya sudah lah, nanti juga ketemu, pikir gue.

Singkat cerita, setelah tabligh akbar selesai dan shalat zhuhur, kita berhasil ketemuan. Dan benar saja, mereka lagi duduk-duduk bertiga, Iqbal, Jabbar, dan Biesta. Setelah ngobrol-ngobrol beberapa saat, kita akhirnya pulang.

Dalam hati gue merasa bahagia & bersyukur, karena Allah telah memberikan mereka bertiga, terutama Iqbal & Jabbar, ghirah (semangat) utk menuntut ilmu syar’i. Karena pada hakikatnya mereka adalah siswa di sekolah umum, bukan madrasah atau pesantren (madrasah artinya sekolah juga yak? wkwk.. yaa tapi you know what i mean laah).

Semoga kalian bisa tetap istiqomah di jalan ini dan tetap semangat untuk menuntut ilmu syar’i. Tetap semangat ya Iqbal, Jabbar, Adhita, dan Biesta. Barakallahu fiikum yaa ikhwan

Oh iya, khusus untuk Iqbal dan Jabbar, mereka punya cita-cita utk menuntut ilmu syar’i di Universitas Islam Madinah. Dan hal itu membuat semakin bahagia dan terharu :”) Semoga saja cita-cita mereka bisa terwujud suatu hari nanti. Dan mohon doanya juga, supaya gue bisa menuntut ilmu di sana juga ehehe…

*file rekaman audio dan video Insya Allah akan menysul di postingan selanjutnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s