Bahasa Arab itu…

#BahasaArab itu…

Ada biaya, kau ingin gratis.
Tak ada biaya, kau bilang tak profesional.

Tempat jauh kau mengeluh.
Tempat dekat kau berleha-leha.

Tersedia online kau ingin tatap muka.
Ada tatap muka kau jarang datang.

Ada jadwal pagi kau minta malam.
Dipindah malam, kau lelah pulang kerja.

Dibuka pendaftaran baru, kau bilang sibuk Seminar, Event, dll.
Seminar, Event, dll selesai, kau minta waktu istirahat dulu.

Training satu hari kau sebut mustahil bisa bahasa Arab dalam waktu singkat.
Program lima tahun, kau malah ingin minta Short Course, kursus singkat.

Metode yang meminta hafalan kau bilang berat.
Metode yang tak mewajibkan hafalan kau bilang kurang menantang.

Latihan menulis kau bilang merepotkan.
Tak ada latihan menulis kau minta diajari bagaimana agar pandai menulis.

Program mondok kau sebut sudah tidak pas untuk orang seusiamu.
Program yang pulang pergi kau katakan habis waktu di jalan.

Mau mendatangi tempatnya instruktur kau menebak “ah, jangan2 instruktrunya tdk ada di tempat”
Instruktur mau datang ke tempatmu kau bilang “nanti biar kami yang datang. ngga enak merepotkan”.

Gurunya minta bayaran kau bilang tidak ikhlash mengajar.
Gurunya tidak minta bayaran kau curigai ada U dibalik B.

Kelas akhir pekan kau bilang bentrok dengan jadwal kegiatan, minta hari biasa.
Kelas hari biasa kau menyayangkan kenapa tidak akhir pekan…sudah terlalu sibuk.

Pendapat yang mewajibkan belajar bahasa Arab kau sanggah.
Diminta coba-coba sholat pakai bahasa selain Arab kau sebut sesat.

Gurunya dari pesantren kau anggap tak pas dengan orang umum.
Gurunya bukan dari pesantren kau ragukan kapasitasnya.

Lembaganya informal kau pertanyakan legalitasnya.
Lembaganya formal kau ingin cari yang biasa saja.

Sering di-Japri diberi motivasi semangat kau minta jangan terlalu sering.
Jarang di-Japri kau bilang Admin kurang perhatian.

Namamu sudah tersohor, minta cepat ada yang bimbing,  supaya ngga malu2in kalau ditanya bahasa Arab tidak bisa.
Diminta komitmen waktu, kau sibuk jadi narasumber.

Kau Biasa bekerja dan meminta bayaran, tinggi pula kadang.
Guru bahasa Arab bekerja kau minta jangan ditarif.

Cuaca hujan kau jadikan alasan.
Cuaca cerah, kau manfaatkan jalan-jalan.

========

Semoga itu bukan engkau.
🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s