The Future I Want

Tetiba inget hadits ttg 3 amalan yang tidak terputus walaupun pelakunya sudah meninggal dunia. Ya, amalan itu adalah sedekah jariyah, ilmu yg bermanfaat, dan doa anak yg shalih. Lalu saya berpikir, bagaimana caranya agar bisa meraih ketiganya? Hmm.. mungkin ini salah satu caranya (mungkin terlihat utopis. tapi kalau kita mau berusaha, berdoa, tawakkal, dan husnu zhan kepada Allah, mengapa tidak mungkin?)

Pertama, masa depan yg saya dambakan adalah menjadi pengusaha sukses dunia akhirat. Menjadi pengusaha yang sukses di dunia saja tidaklah cukup. Seorang Muslim harus memiliki pandangan jauh ke depan, yaitu akhirat. Menjadi pengusaha sukses di dunia adalah dengan meraih profit yang tinggi. Adapun menjadi pengusaha sukses di akhirat di antaranya adalah dengan meraih profit yg tinggi tsb dengan jalan yg diridhoi Allah dan menginfakkan  sebagiannya di jalan Allah (terutama untuk sedekah jariyah dan wakaf), sebagaimana yang dilakukan oleh shahabat Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhum.

Kedua, untuk meraih amalan yg tidak terputus selanjutnya adalah dengan mengajarkan ilmu yang bermanfaat. Oleh karena itu, saya ingin sekali menjadi dosen di FEB UI. Ya, di UI, bukan di kampus lain (kalau bisa, insya Allah. Harus berusaha keras & yakin kepada Allah!). Mengapa UI? Simpel, karena mahasiswa-i UI itu datang dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan luasnya persebaran daerah asal mahasiswa tsb, tentunya dampak yg diberikan akan lebih luas.

Terakhir, untuk meraih amalan yg tidak terputus yg ketiga adalah dengan mendidik anak kita dengan baik dan benar sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman salaful ummah, sehingga dia kelak akan menjadi anak shalih yg mendoakan kita. Nah.. untuk meraih anak yg sholeh itu persiapannya dimulai bahkan dari sejak kita belum menikah. Loh, caranya? Yaa.. dengan memilih wanita yg shalihah, sebagaimana yg Rasulullah perintahkan kita untuk menikahi wanita karena agamanya. Lebih bagus lagi kalo kita bisa dapet keempat kriteria yg Rasulullah sebutkan dalam hadits. Udah shalihah, cantik, anak orang kaya, berasal dari keluarga/keturunan yg baik-baik. Ajiibb.. Tapi masalahnya yg kek gitu langka (banget). Kalaupun ada.. emangnya dia mau sama ente? Wkwk.. (loh kok jadi ente?)

Hmm.. sangat indah dan terkesan utopis ya gambaran the future i want di atas. Walau begitu, saya tidak merasa itu suatu hal yg mustahil untuk diraih. Dengan usaha yg keras, berdoa, tawakkal, dan husnu zhan kepada Allah, insya Allah masa depan seperti yg saya gambarkan di atas dapat terwujud -bi idznillah-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s